Postingan

Air Hujan Pagi

 Ketika aku terbangun dari tidurku, serasa penuh kegelisahan dihati kurasakan. Pikiran yang runyam dan harapan yang kosong. Betapa tidak karuan pikiranku karena aku menyusahkan diriku sendiri. Aku.... Ya akulah yang runyam itu.  Seketika kembali aku berpikir, kemana semangat, motifasih, senyum indah... Ya semua hilang akibat si "runyam". Memang disetiap kehidupan bukan jalan mulus yang tersedia tetapi kerikil tajam yang harus dipijak terlebih dahulu.  Ketika awal rumah tanggaku, aku rasa indahnya kehidupan itu, seperti pasangan yang hidup tanpa masalah. Ketika itu aku berpikir " Apa ya persoalanku? ", seolah -olah aku kekurangan persoalan dalam hidup. Ya begitulah yang kupikirkan. Awalnya suamiku mempunyai penghasilan yang memuaskan. Kategori memuaskan bukanlah standar hidup orang kalangan atas. Aku memakai memakai standar menengah kebawah. Ketika itu uang yang aku keluarkan untuk beli ini dan itu bisalah aku keluarkan. Sampai saat itu aku bisa memberi uang saku bua...